Cara Melakukan Konfigurasi Awal Pada Settingan WordPress

Pada kesempatan yang lalu theme.id pernah membahas tentang cara install WordPress menggunakan WAMPServer di localhost. Untuk Anda yang belum sempat membacanya silahkan dibaca terlebih dulu lalu dipraktekkan, dikarenakan artikel kali ini merupakan kelanjutan dari artikel tersebut. Pada kesempatan kali ini akan dibahas tentang bagaimana cara melakukan konfigurasi awal pada Settingan WordPress yang baru saja Anda install. Hal ini penting karena nantinya agar WordPress Anda bisa anda gunakan dengan settingan konfigurasi yang benar. Dan pembahasan ini dikhususkan untuk pengguna WordPress selft hosted atau hosting sendiri bukan ditujukan kepada WordPress gratis di WordPress.com.

Baiklah lanjut pada pembahasan ke dalam konfigurasi WordPress pada tahap awal yang harus dilakukan. Konfigurasi awal WordPress ini tidak menggunakan third party plugin, yang mana nanti akan kami jelaskan pada pembahasan berikutnya. Sesuai dengan kelebihan yang ada di WordPress. Yaitu SEO friendly, merupakan salah satu kehebatan yang dimiliiki WordPress, meski sebetulnya SEO friendly ini tidak hanya terdapat pada WordPress saja namun terdapat juga pada platform lainnya.

Tapi setidaknya WordPress bisa menjadi batu pijakan bagi web atau blog Anda untuk bisa lompat ke pada platform yang dapat menangani lebih banyak visitor nantinya.

Setelah Anda sudah menginstall WordPress untuk pertama kalinya, maka secara default WordPress akan membawa beberapa pengaturan yang harus Anda konfigurasi dengan benar agar nantinya WordPress bisa bekerja secara maksimal. Pada halaman pengaturan WordPress terletak pada menu “Settings” dan secara default terdapat 5 sub menu yang ada di menu settings tersebut, dan diantaranya adalah :

  • General
  • Writing
  • Reading
  • Discussion
  • Media
  • Permalinks

Dari daftar kelima menu diatas yang semuanya akan kami bahas di artikel ini secara lengkap. Dan perlu Anda ingat bahwa nanti akan terdapat tambahan sub menu pada menu Settings jika Anda melakukan install plugin baru, karena sebagian besar plugin baru yang Anda install di WordPress akan menempatkan menu baru untuk pengaturan plugin menjadi sub menu dari menu Settings.

Cara Melakukan Konfigurasi Awal Pada Settingan WordPress

Berikut ini merupakan konfigurasi tahap awal pada Settingan WordPress yang harus Anda lakukan :

General Settings WordPress

Untuk bisa masuk dan melihat ke dalam bagian General Settings, silahkan Anda login terlebih dahulu sebagai admin, dan pilih menu Settings, nanti akan muncul menu popup seperti pada gambar di bawah ini, kemudian silahkan Anda memilih General.

Tampilan Dashboard Settings
Tampilan Dashboard Settings

Setelah klik General hal pertama yang Anda akan lihat “Site Title dan Tagline”, dimana Anda harus melihat bagian ini apakah sesuai dengan website Anda. Karena judul situs ini nantinya akan terlihat di hasil pencarian Google. Secara default WordPress akan mengisi bagian tagline dengan kalimat “Just another WordPress site”, jadi sebaiknya Anda harus mengganti bagian tersebut sesuai dengan tagline situs website Anda agar apa yang ditampilkan di hasil pencarian dan bar ketika membuka situs Anda sesuai dengan tujuan situs.

General Settings di WordPress
General Settings di WordPress

Di bagian selanjutnya ada “WordPress Address (URL) dan Site Address (URL)”, dimana khusus untuk Site Address URL Anda bisa memasukkan alamat URL jika Anda ingin bagian homepage beranda Anda berbeda dari direktori tempat Anda menginstal WordPress. Tapi kami menyarankan agar membiarkan bagian ini sesuai dengan defaultnya.

Lanjut pada kolom selanjutnya Anda akan melihat “Address Email”, Anda boleh mengisi pada bagian ini dengan alamat email yang akan Anda gunakan untuk tujuan sebagai admin untuk situs Anda, karena nantinya setiap ada pemberitahuan yang masuk akan dikirimkan ke alamat email tersebut, contohnya pemberitahuan pengguna baru, komentar, update WordPress dan masih banyak lagi.

Pada kolom pengaturan untuk “Membership”. Bagian ini bisa menjadi pilihan untuk Anda apakah ingin mengijinkan pengunjung untuk mendaftar ke situs Anda atau tidak. Membership memiliki fitur yang sangat bagus jika Anda bisa menjalankan situs keanggotaan. Peran pengguna baru secara default diatur sebagai subscriber.

Di kolom ini “New User Default Role”, merupakan bagian yang berhubungan sekali dengan bagian sebelumnya yakni membership, jika Anda menceklis bagian membership maka ketika ada user/member baru yang daftar secara otomatis akan langsung menjadi yang dipilih pada New User Default Role, misalkan menjadi Subscriber atau Author misalnya.

Selanjutnya di kolom “Timezone”, di sini Anda bisa mengatur waktu sesuai dengan zona waktu yang Anda inginkan dan sesuaikan dengan zona kota Anda. Begitu juga dengan “Date Format” dan “Time Format”, pilihan ini bisa Anda sesuaikan dengan keinginan Anda, tapi perlu Anda ingat bahwa format tanggal ini akan terlihat pada setiap postingan blog.

Writing Settings WordPress

Pada bagian “Writing Setting” (Settings » Writing) ini tidak kalah pentingnya, karena nanti semua pengaturan di halaman ini akan berhubungan dengan menulis dan menerbitkan konten untuk situs WordPress Anda.

Writing Settings WordPress
Writing Settings WordPress

Pada bagian “Default Post Category dan “Post Formating” nantinya pada bagian ini Anda bisa menentukan mana kategori default yang akan Anda gunakan, maksudnya adalah jika Anda nanti menulis sebuah konten tapi lupa untuk memilih kategori, maka nanti kategori default akan secara otomatis dipilih. Sedangkan untuk Default Post Formating ini Anda biarkan pada posisi Standart, Anda bisa memilihnya nanti saat akan menerbitkan konten jika memang itu perlu disesuaikan dengan konten Anda.

Selanjutnya pada kolom “Post via email”, bagian ini memungkinkan Anda untuk melakukan posting melalui email. Untuk menggunakan ini, Anda harus menyiapkan akun e-mail rahasia dengan akses POP3, dan semua email yang diterima di alamat ini akan diposkan. Untuk alasan ini, ada baiknya menyimpan rahasia alamat ini.

Bagian terakhir di kolom “Update Services”, Saat nanti Anda mempublikasikan posting baru maka WordPress akan secara otomatis memberitahukan layanan update yang tercantum di sini atau istilahnya adalah ping services. Fokus kita tidak kebagian mana-mana, kecuali hanya ke bagian Update Service. Seperti yang sudah dibicarakan oleh banyak orang, mengenai SEO Friendlynya WordPress. Update service itu berperan untuk memaksa search engine datang.

Disana terdapat url ping service http://rpc.pingomatic.com/. Apa fungsi URL tersebut ? Ketika Anda membuat artikel baru dan dipublish maka tombol publish secara otomatis akan mengeksekusi pemanggilan fungsi ping service. Dimana nantinya ping service ini akan memberitahu kepada website-website penyedia layanan ping service (yang terletak pada writing setting di bagian update service) bahwa telah terdapat artikel baru di blog/website Anda. Sehingga bot dari search engine punya Google, misalnya googlebot itu datang karena link artikel terbaru milik blog/website Anda sudah muncul dilayanan ping service, seperti di pingomatic.

Reading Settings WordPress

Di halaman pengaturan untuk “Reading Settings” (Settings » Reading) ini biasanya berisi pengaturan yang berkaitan dengan tampilan konten Anda.

Reading Settings WordPress
Reading Settings WordPress

Pada kolom “Your homepage display” ada dua pilihan dimana jika Anda memilih “Your latest posts” maka yang akan ditampilkan pada halaman depan Anda adalah daftar postingan terkahir Anda dan ini bersifat dinamis.

Sedangkan untuk pilihan “Static Page”, pilihan ini akan menampilkan halaman depan statik atau tetap yang diambil dari halaman atau pages. Anda diharuskan membuat halaman terlebih dahulu jika untuk memilih bagian ini.

Dimenu selanjutnya ada tempat Anda untuk mengontrol tampilan konten Anda di RSS feed dan juga termasuk untuk mengontrol berapa jumlah maksimum postingan yang akan ditampilkan dihalaman depan.

Pada bagian akhir yaitu “Search Engine Visibility” fungsinya agar mesin pencari mengabaikan situs Anda atau Anda tidak ingin mesin pencari untuk mengindeks situs Anda. Pilihan ini sangat diperlukan jika Anda saat ini masih dalam masa mengembangkan situs Anda dan Anda belum siap untuk diindeks oleh mesin pencari.

Discussion Settings WorPress

Pada halaman “Discussion Settings WordPress” (Settings » Discussion) Anda akan melihat banyak pilihan untuk pengelolaan komentar dan pengendalian tautan ke posting atau halaman Anda.

Discussions Settings WordPress
Discussions Settings WordPress

Pada halaman ini, jika Anda memberi ijin pada orang lain untuk bisa berkomentar pada setiap postingan artikel Anda, maka silahkan anda checklist semua 3 check box yang ada pada bagian Default Article Setting. Tapi jika Anda tidak mengijinkan orang lain untuk bisa berkomentar pada setiap postingan artikel yang Anda buat, maka silahkan anda jangan checklist semua 3 check box tersebut.

Dikolom Comment Blacklist ini Anda bisa membuat daftar hitam bagi komentar yang terindikasi spam.

Pada bagian Avatar. ini merupakan gambar profil yang bisa Anda gunakan dan tetapkan ke alamat email Anda saat memberi komentar di situs yang mengaktifkan avatar. Di sini Anda bisa mengaktifkan tampilan avatar untuk orang-orang yang mengomentari situs Anda, memfilter berdasarkan rating mereka atau memilih avatar default untuk orang-orang yang belum mempunyai Avatar sendiri.

Jika Anda ingin membuat avatar baru, Anda bisa kunjungi situs gravatar.com untuk mengupload gambar untuk dijadikan avatar milik Anda sendiri.

Media Settings WordPress

Pada menu “Media Settings WordPress” (Settings » Media) ini Anda bisa mengatur untuk ukuran maksimum sebuah gambar yang dimasukkan ke dalam sebuah postingan. Pengaturan ini bisa sangat membantu menghemat waktu jika Anda selalu menginginkan gambar berukuran sama atau jika Anda ingin menerapkan pengaturan default untuk ukuran gambar berukuran sedang dan besar.

Media Settings WordPress
Media Settings WordPress

Pada pilihan Upload file ini memberikan Anda pilihan apakah upload Anda nanti diatur ke dalam folder dengan penamaan berbasis bulan dan tahun. Hal ini agar bisa memudahkan Anda dalam management file di WordPress.

Permalinks Settings WordPress

Permalinks merupakan sebuah URL permanen ke halaman individual dan posting blog, serta kategori dan arsip tag. Pada dasarnya, permalink merupakan alamat web yang bisa digunakan untuk menautkan ke konten Anda yang permanen, dan tidak pernah berubah – itulah sebabnya mereka disebut permalinks. Permalink bisa menjadikan URL dari setiap artikel dan halaman WordPress milik Anda menjadi lebih bagus, dan lebih seo friendly.

Permalinks Settings WordPress
Permalinks Settings WordPress

Pada bagian akhir Pengaturan yaitu “Permalink Settings WordPress” (Settings » Permalinks) ini usahakan untuk dengan benar memilih pengaturan yang tepat. Karena pada pengaturan ini nantinya bisa sangat berpengaruh pada SEO, dimana WordPress secara default memilih format permalinks yang kurang bagus karena sulit dibaca oleh pengguna dan mesin pencari, kami menayarankan untuk memilih “Post Name” jika Anda adalah blogger yang melakukan posting tidak begitu sering, tapi jika situs Anda adalah situs berita sangat disarankan untuk memilih format permalinks “Day and Name”. Atau bisa menyesuaikan sendiri pada dengan memilih “Customize”.

Itulah beberapa penjelasan tentang cara melakukan konfigurasi awal pada Settingan WordPress, semoga artikel ini bisa bermanfaat buat Anda dan membantu memudahkan Anda dalam melakukan setup WordPress secara maksimal. Selamat mencoba.